Saturday, August 13, 2005

AP II Ingin Ambilalih Bandara Pangkalpinang

Jakarta - PT Angkasa Pura (AP) II ingin mengambilalih pengelolaan Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung untuk dikembangkan sesuai pertumbuhan ekonomi dan penumpang di kawasan itu. "Keinginan itu masih akan diusulkan kepada pemerintah. Kita bersedia jika pemerintah setuju. Kami ingin perpanjang landasan dan perluas terminalnya," kata Dirut PT AP II Eddie Haryoto, menjawab pertanyaan Antara, di Jakarta, Jumat (12/8). Tidak hanya itu, tegas dia, jika pemerintah membolehkan, statusnya akan ditukar dengan Bandara Kijang di Tanjungpinang yang penerbangannya hanya sekali per minggu. Sementara itu, Sekretaris Perusahaan AP II Kasmin Kamil menambahkan, pihaknya akan mengembangkan Bandara Depati Amir Pangkalpinang dengan dana sendiri. "Jadi, biar kami tak terkesan selalu mendapatkan sarana dan prasarana limpahan dari pemerintah seperti selama ini," kata Kasmin. Menurut dia, lalu lintas pergerakan penumpang dan pesawat dari dan ke Pangkalpinang dalam empat tahun terakhir tumbuh signifikan dan kini per harinya mencapai 16-20 kali penerbangan. "Bahkan dalam masa ramai, bisa bertambah 50%," katanya. Oleh karena itu, pihaknya berminat mengelola bandara yang berstatus Unit Pelaksana Teknis (UPT) Departemen Perhubungan itu guna disesuaikan dengan permintaan yang ada. "Jadi, ekuitas Angkasa Pura II sendiri yang akan mendanai pengembangannya, bukan dari pemerintah," tukasnya. Namun, Kasmin belum bisa menyebut angka investasi untuk pengembangan bandara itu. Ia mengatakan, kondisi di Pangkalpinang sangat berbeda dengan Bandara Kijang di Tanjungpinang, yang hanya melayani penerbangan sekali per minggu. "Jadi, kalau diizinkan oleh pemerintah dan pihak terkait lainnya, nantinya status Bandara Kijang akan dikembalikan ke UPT, sedangkan Pangkalpinang akan ditingkatkan menjadi komersial," katanya. Selama ini, BUMN pengelola bandara itu mengelola 10 bandara di kawasan barat Indonesia secara komersial dengan target pendapatan tahun ini Rp 1,5 triliun atau lebih tinggi dari target tahun lalu Rp 1,3 triliun. Pencapaian pendapatan PT AP II pada 2004 sebesar Rp 1,5 triliun dengan laba bersih Rp 419,411 miliar. Karena itu, wajar jika pada tahun ini, perseroan mematok pencapaian pendapatan Rp 1,7 triliun dan target laba sekitar Rp 631 miliar. (ed)

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

<< Home